Tiba-tiba Hujan [Gili Air part II]

Assalamualaikum,

Haloha? Duh sepertinya jarak dari postingan Summer in Gili [Gili Air, Lombok] ke part II ini jauh banget ya? Memang saya agak (sok) sibuk di akhir libur semester kemarin. Bisa dibilang cuman numpang tidur di rumah, dari jam 7-10 malam aktivitas outdoor terus. Tapi ya gitu, tetep gendut. Huh.

Jadi setelah cerita sampai di Gili Air dan jalan-jalan ke bagian kiri-nya, kami kemudian berbalik ke bagian kanan. Niat awalnya mau cek jam keberangkatan terakhir tapi akhirnya lanjut jalan ke wilayah kanan. Bagus banget, parah!

Mulai banyak kursi-kursi buat sun-bathing gini berjejeran, lebih banyak dari bagian kiri gili. Dan yang membahagiakan, kita boleh ngelewatinnya tanpa takut ditegur. Soalnya kalau di wilayah Senggigi, kalau kita jalan di pasir pantai yang depannya hotel/cafe pasti security langsung membunyikan peluit. Tapi hal ini nggak berlaku di Gili, slow down Baby!

Sekilas mirip tanjung Ann (sini) tapi ini pantainya lebih Pink gitu warna pasirnya, mungkin dipengaruhi sama mahluk hidup bawah lautnya.




2 cafe diatas adalah tampilan cafe di Gili in general; dengan papan menu besar di depan cafe dan ada penyewaan sepeda. Buat yang penyuka vintage, atau model retro ala-ala barat, ini bikin mata seger banget. guarantee!
Nggak heran kenapa temen saya bisa ninggalin saya jalan jauh banget di belakang, karena yang begini nih yang bikin jalan saya makin lambat, ditambah stop cekrek-cekrek



Cafe ini sekaligus kantor tempat kursus diving gitu kalau nggak salah, pokoknya kalo mau ketemu penyu-penyu unyu Gili, bisa langsung ke sini. Gili Air memang terkenal banget alam bawah lautnya, apalagi banyak penyu yang menarik wisatawan, terutama foreigner.






Surga dunia yang bikin lidah bergoyang #asik. Tapi saya nggak sempat nyicipin ini waktu di Gili Air, karena budget yang emang limited. Review rasanya soon ya, saya udah coba dan untuk harga 15.000/scoop. 






Pengalaman serunya di perjalanan Gili Air ini, kami kembali lebih cepat dari estimasi waktu yang diperkirakan. Rencana awal kami akan pulang jam 3 sore, tapi ternyata cuaca berubah drastis dengan cepat. Jam 1 siang, awan jadi mendung banget, dari tempat kami main air Lombok udah nggak keliatan tertutup sama awan mendung. Kami langsung bergegas ke loket tiket untuk beli tiket penyebrangan. Sayang, saat kami beli tiket penjmpang masih kurang 5 orang, dan kami harus menunggu.


Sambil menunggu, ternyata hujan makin besar. asli besar banget. Saya yang anaknya parnoan, langsung komat kamit baca doa, seketika keinget Ibu di rumah. Pokoknya kalau udah hujan apalagi ditambah petir, dimanapun saya pasti langsung nelpon ke rumah rasanya pingin pulang. Yha tapi pulsaku waktu itu abis, jadi mau gimana?




Lama menunggu dengan kedinginan sampai pinjem jaket tambahan (jadi saya pake 3 lapis pakaian, kaos-sweater-jaket), akhirnya jam 3 hujan mulai reda dan ada pengumuman kalau kapal akan berangkat. Kami langsung bergegas ke kapal sebelum hujan kembali besar. Perjalanan lebih lama 3-4 menit dari durasi waktu Pelabuhan Bangsal - Gili Air di pagi hari, mungkin faktor hujan. 

Sesampai di Pelabuhan Bangsal, baru saja menginjakkan kaki di tanah kami langsung disambut kembali oleh hujan. Kemudian kami berlari dan memilih berteduh di tempat parkir. Sekitar pukul 5 sore, hujan belum juga reda. akhirnya kami memilih kembali ke Mataram dengan menerobos hujan, tanpa mantel.

Sehari yang benar-benar tak terlupakkan. Sampai jumpa di cerita selanjutnya!


Wassalamualaikum.

Share:

9 comments

  1. Sebagai orang Lombok tulen, saya merasa gagal. Belum pernah ke Gili sekalipun. Semoga nanti ada yang ngajak. *kode* wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. uleq angkaan. pire ngoneq eak lalo joq Gili, 40 menit langsung nyampe. Laun anggi kance lalo hhh

      Delete
  2. Wah.. lombok ya? Cakep ya, tapi sayang nggak ada temen yang bisa buat diajakin ke sana huhuhu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa, ke sini aja dulu kak. banyak yang mau nemenin kok di Lombok *eh :D

      Delete
  3. Gili Air tuh di mananya Trawangan sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. di timurnya mas, sederet sama trawangan (gili air - meno - trawangan)
      ini trawangan versi ngga terlalu rame mas, enak banget suasananya

      Delete
  4. Di Jawa Barat juga ada beberapa pantai juga lho yang banyak di kunjungi oleh wisatan lokal maupun inter lokal hehe. Dari dulu pengen banget bisa liburan ke lombok cuma belum kesampaian. Hmm jatuh cinta banget sama pantainya yang indah <3<3

    Hi Ema salam kenal ya sebelumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhhh aku mau banget ke Jawa Barat apalagi ke Bandung, sampe aku buat postingan khusus tentang Bandung saking jatuh cintanyah :D

      ayo kak ke Lombok, nanti aku temeninnn hihihi
      salam kenal juga ya kak Wida :)

      Delete