dari Pantai sampai ke Bukit [Lombok]

by - 10:40:00 am

Assalamualaikum,


Seperti judulnya, kali ini saya akan menceritakan bagaimana Indonesia, dalam hal ini khusus Pulau Lombok mulai dikenal tak hanya untuk tujuan wisata pantai dan bagimana bukit mulai menjadi salah satu tujuan wisata menarik di Lombok sampai saat ini. Melihat ke belakang, sekitar tahun 2006 saat saya SD kelas 4 yang saya tau tentang Lombok hanyalah Pantai Senggigi dan Mataram Mall; dua destinasi wisata favorit saya. Entah mungkin juga karena hanya dua destinasi wisata itulah yang benar-benar baik aksesnya, serta sarana dan prasarananya. Sampai dengan tahun dimana facebook dan twitter mulai muncul, sebagian teman sosial media saya mulai mengeluhkan betapa bosannya tinggal di Lombok yang tak punya tempat bermain dan nongkrong selain Mataram Mall (Mall satu-satunya saat itu) dan Pantai Senggigi. Bahkan saya ingat betul saat seorang kakak kelas saya berkicau "Pingin cepet kuliah biar bisa cepet pergi dari Lombok, bosen tempat nongkrongnya itu-itu aja" di twitter, padahal saat itu ia masih kelas satu SMA.

Saat saya kelas satu SMA (kakak yang berkicau tadi berarti kelas dua), mulailah muncul sebuah akun di twitter yang menjadi pusat informasi tentang Lombok, saat itu juga bertepatan dengan program pemerintah "Visit Lombok Sumbawa 2012". Semenjak itu, banyak nama pantai baru mulai muncul, setiap orang berlomba-lomba mendatangi tempat baru dan dengan bangga akan memamerkannya di sosial media sebagai pertanda akhirnya mereka menemukan destinasi wisata baru. Pantai dari ujung barat Lombok sampai ujung timur Lombok mulai dilirik masyarakat, mulai dari yang berpasir hitam sampai berpasir pink. Akhirnya ditahun itu masyarakat punya pantai tak hanya Senggigi saja, puluhan pantai mulai diminati walaupun saat itu banyak pantai yang jalannya masih belum sebagus saat ini. 

Tahun ke tahun, pantai terus menjadi primadona dan menjadi destinasi utama favorit warga. Sampai pada tahun 2014 dimana muncul sosial media baru bernama instagram. Beberapa penggunanya mulai memamerkan foto-foto keindahan alam dan bahkan membuat perkumpulan sesama pengguna instagram lengkap dan hastag sebagai ciri khas mereka. Saat itulah satu persatu destinasi Lombok mulai muncul  selain pantai. Air terjun mulai dilirik wisatawan, bahkan dulu saya hanya tahu Benang Stokel dan Benang Kelambu, tapi kini sangat banyak air terjun dapat kita kunjungi seperti Tiu Teja, Mangku Sakti, dan Tibu Ijo. Air terjun Tiu Kelep dan Sendang Gile yang bahkan dulu sedikit pengunjung karena jauh, kini terasa dekat dan mulai banyak pengunjung. Selain itu, sebuah air terjun yang konon air terjun tertinggi di Lombok juga menjadi destinasi wisata favorit, yaitu Air Terjun Skeper.

Tahun berganti, wisata Lombok berkembang tak melulu tentang air. Awal tahun 2015, hutan juga mulai dilirik masyarakat. Banyak hutan dijadikan sebagai tempat photoshoot baik profesional ataupun untuk Buku Tahunan Sekolah. Taman-tamanpun mulai banyak nama baru yang mencuat. Jika dulu saya hanya tahu Taman Narmada dan Taman Mayura, kini beberapa taman bunga mulai muncul. Taman-taman ini banyak muncul setelah adanya akses jalan tambahan yang baru dibuat pemerintah sebagai upaya pengembangan sarana dan prasarana Lombok.

Bukit Indah di Lombok

Pemandangan ke arah Batu Payung dari atas Bukit Merese

Memandang ke arah barat dari atas Merese, bagus untuk ngetril

Bukit, ya bukit menjadi sangat-sangat populer di pertengahan tahun 2015 hingga saat ini. SEbagian masyarakat rupanya mulai jenuh dengan wisata air dan mencoba berpetualangan mencari jenis wisata baru. Tapi begitulah alam berkah Tuhan, nggak ada habisnya. Semakin dicari, semakin banyak yang muncul. Ternyata Lombok tak hanya banyak pantainya, tapi bukit di Lombok juga banyak.
  

Bukit Merese sangat luas bikin latarnya jadi bagus banget

Bukit Merese salah satunya; yaitu sebuah bukit yang berada di bagian barat Pantai Ann dan memanjang sampai mendekati Batu Payung. Dulu, saat perpisahan SMP saya dan teman-teman menunjuk Pantai Ann sebagai tujuan, dan yang kami tahu hanya pantainya yang biru dan indah. Saya bahkan tidak berfikir bahwa ternyata bukit di sekelilingnya akan bisa menjadi tujuan wisata yang berbeda. Bukit Merese kini tak hanya sekedar menjadi hiasan, waktu benar-benar menunjukan bagaimana Lombok Tengah  yang dulu hanya pantainya yang mencuat ke permukaan kini bukit-bukitnya juga mulai dilirik wisatawan. 

Bukit merese dapat dinaiki dengan mudah namun harus berhati-hati, hamparan luas lautan akan terlihat begitu jelas dari atas. Beberapa turis asing bahkan menaiki bukit ini menggunakan motor trill mereka. Bukit Merese juga mulai banyak digunakan sebagai tempat pengambilan gambar acara-acara yang bertemakan jalan-jalan yang banyak digemari anak muda di Indonesia saat ini, termasuk saya.




Sama halnya dengan Sembalun, dulu saya dan mungkin juga banyak orang hanya tahu sembalun itu ada di bawah kaki Gunung rinjani dan memiliki destinasi wisata kebun stroberi. Tapi kini sembalun menjelma menjadi tempat indah yang berbeda dan menjadi tujuan utama pencinta ketinggian, membuat nama bukit bukit deretan Gunung Rinjani mulai mencuat. Bukit Pergasingan, Bukit Dara, dan Bukit Nanggi adalah deretan bukit dengan ketinggian diatas 1500 - 2200 mdpl yang menjadi destinasi favorit untuk sekedar berfoto ata bahkan camping hingga saat ini. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya pengguna hastag yang saya temukan di Instagram.


Lombok banyak berubah, perjalanan perkembangan wisata Lombok 10 tahun kebelakang ini benar-benar terlihat. Wisata Lombok yang dulunya hanya terkenal pantai, perlahan rebranding dengan wisata banyak wisata non-pantai yang bermunculan. Lombok kini semakin banyak dilirik wisatawan mancanegara dan domestik sebagai tujuan yang pas untuk berwisata, belum lagi dengan predikat "Pulau Seribu Masjid" yang dimiliki membuat wisatawan muslim tak perlu ragu lagi dengan pulau kecil yang berada di antara Pulau Bali dan Pulau Sumba ini. Perkembangan ini juga sukses membuat Lombok mendapatkan penghargaan sebagai World's Best Halal Tourism Destinasion dan World's Best Halal Honeymoon dalam acara World Halal Travel 2015 di Uni Emirat Arab (UEA).

-----

Dengan banyaknya wisata baru tak hanya di Pulau Lombok, melainkan diseluruh tempat di Indonesia semoga daat menambah kecintaan kita pada negeri kita yang indah. Jika yang di dalam saja begitu indah, kenapa harus rela mahal-mahal untuk keluar?

Wassalamualaikum.

You May Also Like

3 comments

  1. Dari bukit kembali ke pantai. Naik turun.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Hai Ema :)
    kalo kakak kelas Ema pingin cepet keluar dari Lombok, berkebalikan dengan saya yang pengen banget pindah ke Mataram sejak kunjungan pertama saya ke Lombok 2 minggu yang lalu hahaha.
    LOmbok indah bangeeeuuuuutt

    Salam kenal ya :)

    ReplyDelete